Apakah
Anda pernah saat ingin membuka sekantung keripik atau botol bir namun
tidak ada gunting atau alat pembuka botol maka anda menggunakan gigi
Anda untuk mengatasinya? Jika iya, sebaiknya hilangkan kebiasaan itu. Gigi Anda tidak diperuntukkan untuk melakukan hal-hal semacam itu.
Hal
itu dapat memberikan efek traumatis pada gigi Anda, yang bisa
menyebabkan sisi gigi anda yang lemah menjadi patah bahkan bisa
menyebabkan maloklusi (kelainan susunan gigi) sehingga membuat gigi
anda tidak rata. Maka sebaiknya atasi masalah itu dengan alat
sebenarnya bukan dengan gigi Anda.
2. Mengunyah Es
Saat
selesai meminum minuman dingin terkadang selalu ada sisa es yang tidak
mencair lalu Anda mengunyahnya dalam mulut Anda sekedar untuk
menghabiskan waktu. Padahal struktur es yang keras dan suhunya yang
dingin bisa menyebabkan gigi Anda patah.
Hal itu bisa mengikis enamel
pada gigi Anda atau meretaknya tambalan gigi Anda. Dokter gigi
menyarankan untuk membiarkan es mencair di mulut anda selayaknya permen
bukan dengan menghancurkannya dengan gigi Anda.
3. Mengunyah benda keras
Sama halnya dengan mengunyah es, mengunyah benda kerasa saperti pensil, pena atau benda keras lainnya juga bisa menyebabkan patahnya gigi yang mengarah pada perbaikan gigi yang seharusnya tidak perlu.
Jika mengisap lemon secara teratur maka asam sitrat yang terkandung dalam lemon dapat meluluhkan mineral-mineral penting dari gigi dan mengikis permukaan luar gigi yang membuat gigi Anda sensitif terhadap dingin dan rentan untuk patah atau retak.
Namun bukan berarti anda harus menghindari jus atau buah-buah jeruk lainnya, hanya saja pastikan anda tidak menahannya di mulut Anda dalam waktu yang lama.
5. Menyikat terlalu keras
Menyikat
gigi dengan terlalu keras atau menggunakan sikat gigi berbulu keras
tidak membuat gigi Anda lebih berkilau malah bisa merusak enamel
pelindung pada gigi anda. Selain itu bisa menyurutkan gusi anda serta
meningkatkan sensitifitas pada gigi Anda ( terhadap dingin atau
sentuhan). Pilihlah sikat yang lembut dan lakukan gerakan melingkar
yang lembut untuk hasil terbaik.
Mengigit
kuku merupakan kebiasaan bawah sadar yang biasanya terjadi saat
seseorang merasa cemas. Mengigit kuku dapat menyebabkan gigi depan anda
patah atau retak, bahkan bisa memberikan kesempatan bagi kuman dan
bakteri yang berada di bawah kuku Anda untuk masuk ke dalam rongga
mulut dan menyebabkan terinfeksinya gusi anda.
7. Gigi bergemeretak
Sering menggemeratakkan gigi atau disebut bruxism (menggesekan gigi rahang atas dengan yang bawah) dapat menyebabkan berbagai masalah gigi. Kebiasaan tingkat bawah sadar yang sering terjadi pada saat tidur di malam hari ini juga bisa menyebabkan nyeri di sendi rahang, sakit kepala dan sakit gigi yang parah.
Hal ini biasanya terjadi karena adanya respon terhadap stress
emosional. Untuk membatasi kerusakan yang terjadi, dokter gigi Anda
mungkin menyarankan untuk memakai pelindung gigi untuk Anda di malam
hari.
8. Meminum anggur putih
Mungkin
karena anggur merah yang belakangan bisa membuat noda di gigi Anda
yang akhirnya membuat sebagian banyak orang untuk lebih memilih meminum
anggur putih ketimbang anggur merah. Padahal kenyataanya, anggur putih
bisa menyebabkan masalah permanen karena tingkat keasamannya yang tinggi.
Asam
ini bisa mengikis enamel gigi Anda, memperlihatkan lapisan dalam gigi
yang lebih gelap (dentin atau tulang gigi), mengakibatkan gigi yang
kekuningan dan membuat mereka lebih rentan terhadap noda warna makanan
atau minuman yang dikonsumsi dalam waktu yang sama. Untuk perlindungan,
bilas mulut Anda setelah minum anggur putih atau makan beberapa keju
dengan air putih untuk menyeimbangkan keasaman anggur.
9. Konsumsi minuman ringan yang berlebihan
Konsumsi
minuman manis yang berkarbonasi menjadi salah satu sebab munculnya
penyebab kerusakan gigi. Bukan hanya karena manisnya gula yang
terkandung dalam minuman ringan itu saja yang buruk bagi gigi Anda,
namun asam yang terkandung juga berkontribusi pada pembentukan gigi
berlubang. Minuman bebas-gula tidak terlalu berbahaya namun mereka
masih bisa menyebakan masalah karena mereka terlalu asam.
10. Mengisap ibu jari anda
Mengisap
ibu jari merupakan kebiasaan yang paling umum dilakukan anak-anak
sehingga menganggu posisi gigi depan atas dan bawah. Perubahan posisi
gigitan inilah yang akhirnya memerlukan perawatan ortodontis.
Nah, apa kebiasaan-kebiasaan diatas sering anda lakukan? Jika ya, mengapa anda tidak mencoba untuk menghentikannya, karena gigi yang sehat juga pasti memiliki banyak keuntungan bagi Anda…
Sering kurang minum air
Terutama fungsi ginjal adalah untuk menyaring darah serta menghilangkan racun dan limbah sisa metabolisme tubuh. Dan apabila Anda sering tidak minum air dalam jumlah yang cukup, maka racun limbah tubuh akan menumpuk dan bisa menyebabkan kerusakan parah pada ginjal Anda.- See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/kebiasaan-umum-yang-bisa-merusak-ginjal.html#sthash.1b9yorae.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar